Selasa, 23 November 2021

3 Metode SAP Migration yang Penting Anda Tahu!

SAP Migration mulai hangat diperbincangkan. Pada awal tahun 2018 SAP telah mengumumkan jika perusahaan yang menggunakan SAP ERP harus mulai bermigrasi. Pengguna SAP ERP bisa bermigrasi ke SAP S/4HANA pada tahun 2025.

Alasan mengapa penting melakukan migrasi data adalah kompatibilitas basis data dimana S/4HANA ini memiliki operasi pada database SAP HANA dan SAP ERP generasi berikutnya. Ratusan ribu pelanggan yang ada di seluruh dunia mengungkapkan fakta bahwa lebih dari 75% pendapatan transaksi  yang ada di dunia ini menggunakan SAP System. Hal itu membuktikan bahwa SAP ini merupakan platform atau software terbaik untuk bisnis Anda.

Agar bisnis Anda ini bisa terus bisa mendapatkan manfaat dari SAP ini Anda harus melakukan proyek yang mana melibatkan pemetaan. Anda juga harus membuat prototipe bisnis yang mana penting mendukung keperluan migrasi, analisa sistem SAP dan juga penyesuaiannya seperti tabel, program, aplikasi seluler, antarmuka pengguna dan masih banyak lagi lainnya.


3 Metode SAP Migration yang Penting Anda Tahu!


Metode Migrasi

Ada beberapa metode migrasi SAP Data Migration seperti berikut ini :

1.      Full Migration

Metode yang pertama adalah Full Migration.  Migrasi dan konversi yang dilakukan ini lengkap dari sistem SAP ke SAP S/4HANA. Skenarionya menggunakan SAP Software Update Manager dengan pilihan migrasi basis data.  Untuk perusahaan yang tidak menggunakan SAP HANA sebagai basis datanya akan menggunakan SAP Software Update Manager ini. Aplikasi akan disesuaikan, perusahaan bisa menggunakan SAP Cloud maupun alat pengembangan mitra SAP.

2.      Migrasi Hibrid

Metode SAP Migration selanjutnya adalah migrasi hibrid.  Caranya dengan menganalisa sistem SAP. Setelah itu Anda melakukan identifikasi aplikasi, fungsi maupun antarmuka yang penyesuaiannya bukan pada bagian inti. Sebelum migrasi perusahaan Anda bisa menggunakan platform low code untuk bisa mengembangkan potongan non-core. Sistem SAP juga akan dibersihkan dari bagian maupun hal yang bisa membuat migrasi ini rumit.

3.      Greenfield Approach

Merupakan metode implementasi dari Sistem SAP S/4HANA dari atas ke bawah. Greenfield ini sendiri merupakan istilah yang mana diadopsi dari teknik arsitektur. Selai itu memulai sesuatu di atas daratan yang mana tidak memiliki konstruksi sebelumnya. Untuk SAP S/4HANA ini bisa memigrasikan data saja atau tidak ada migrasi sama sekali.


Tujuan Migrasi Data

Pada dasarnya SAP Data Migration ini menjadi langkah awal yang bisa digunakan untuk berbagai macam inovasi digital. Saat era digital semuanya dituntut untuk bergerak cepat, para pelaku bisnis membutuhkan berbagai macam program yang multitasking atau menangani berbagai macam banyak pekerjaan sekaligus.

Migrasi data SAP ini mampu meningkatkan kinerja dan daya saing bisnis Anda. Untuk mendapatkan kinerja yang diharapkan maka proses migrasi data ini perlu untuk diperhatikan dengan baik.

 

Anda bisa menggunakan jasa SOLTIUS untuk menangani proses data migrasi Anda. Perusahaan penyedia solusi IT terbaik di Indonesia ini sudah berpengalaman sehingga kualitas dan kredibilitasnya tidak perlu Anda ragukan lagi.  Untuk informasi lebih lanjut tentang detail produk SAP Data Migration Anda bisa klik link ini :

https://www.soltius.co.id/id/special-offer/read/sol-move4hana